Transfer pricing

Transaksi afiliasi perlu dokumentasi yang konsisten dengan realitas bisnis.

Transaksi dengan pihak berelasi harus dapat dijelaskan dari sisi fungsi, risiko, aset, nilai transaksi, dan dasar penentuan harga.

Untuk siapa?Perusahaan yang bertransaksi dengan pemilik, grup usaha, atau pihak berelasi.
Masalah umumNilai transaksi ada, tetapi kontrak, bukti, dan dasar harga belum tertata.
Langkah awalBuat daftar pihak berelasi, jenis transaksi, nilai, dan dokumen pendukung.

Dokumentasi transaksi afiliasi tidak hanya berisi angka. Perusahaan perlu menjelaskan siapa melakukan fungsi apa, risiko apa yang ditanggung, aset apa yang digunakan, dan bagaimana kebijakan harga ditentukan.

Konsistensi lebih penting dari sekadar kelengkapan

Dokumen yang lengkap tetapi tidak konsisten dengan kontrak, pembukuan, atau praktik bisnis tetap dapat menimbulkan pertanyaan. Karena itu, dokumentasi perlu disusun dari realitas transaksi.

Pantau sejak transaksi berjalan

Transfer pricing sebaiknya dipantau secara berkala. Jika margin atau nilai transaksi bergerak jauh dari kebijakan, perusahaan dapat mengevaluasi lebih cepat.

Catatan praktis

Mulai dari daftar pihak berelasi, jenis transaksi, nilai, kontrak, dan dokumen pendukung.