Transfer pricing
Transaksi afiliasi perlu dokumentasi yang konsisten dengan realitas bisnis.
Transaksi dengan pihak berelasi harus dapat dijelaskan dari sisi fungsi, risiko, aset, nilai transaksi, dan dasar penentuan harga.
Dokumentasi transaksi afiliasi tidak hanya berisi angka. Perusahaan perlu menjelaskan siapa melakukan fungsi apa, risiko apa yang ditanggung, aset apa yang digunakan, dan bagaimana kebijakan harga ditentukan.
Konsistensi lebih penting dari sekadar kelengkapan
Dokumen yang lengkap tetapi tidak konsisten dengan kontrak, pembukuan, atau praktik bisnis tetap dapat menimbulkan pertanyaan. Karena itu, dokumentasi perlu disusun dari realitas transaksi.
Pantau sejak transaksi berjalan
Transfer pricing sebaiknya dipantau secara berkala. Jika margin atau nilai transaksi bergerak jauh dari kebijakan, perusahaan dapat mengevaluasi lebih cepat.
Mulai dari daftar pihak berelasi, jenis transaksi, nilai, kontrak, dan dokumen pendukung.